• diky wiryawan

HARUSKU


Turun butiran air hujan, Angin yang lepaskan, Tapi mereka keterlaluan, Berlomba dan dulu-duluan, Menyentuhmu yang sedang kedinginan. Menepi dan meneduhlah di ujung Biar rindu bersenandung, Memanggil-manggil namanya...

Bukan kau tak tau, 

Kemana dia meninggalkanmu....

Tapi dia yang harusnya memelukmu.. Tidak perlu kau tanya... Hatiku sedih atau bahagia... Sedih melihatmu kedinginan karena hujan, Sedih melihatmu pilu karena rindu, Atau... Harusku gembira karena kau masih setia menaburkan bunga di pusara kuburku? 


#SEMUA #PUISI #CINTA #SORE

1 view

Recent Posts

See All

PEMUTUS RANTAI

Tidak pernah berdiri sendirian... Di rumah aja berarti membatasi sosialisasi, membatasi berdekatan dan bersentuhan, meregulasi ulang pola hidup sehat individu, menetapkan lagi tujuan hidup dan setelah

TUNDUK DAN TAKLUK

Dia akan pergi... Dia pasti akan pergi... Sebelum malam tiba... Entah kapan malam itu tiba... Dunia sedang belajar... Wabah yang mengagetkan Wabah yang mengingatkan Pemenang bukan mereka yang terhinda

diky wiryawan
hdr photographer, sketch & illustrator, event organizer
  • Grey Facebook Icon
  • Grey Twitter Icon
  • Grey Google+ Icon
  • Grey YouTube Icon
  • Grey Pinterest Icon
  • Grey Instagram Icon
yogyakarta, indonesia
+62 817 257 456
+62 811 257 456
diowahi @ rongewuwolulas